Jumat, 08 Februari 2013

Kamis, 07 Februari 2013

menagih janji

Pagi tadi
terkabar sebuah sajak
yang ditujukan pada Tuhan.
Berkata dengan lirih
menagih janji:

"Dari lembar-lembar suci
yang memberi arti,
kemari aku menagih janji.
Tengadah tanganku menodong janji
hingga terpejam mata takut membayang pergi.

Aku takut.
Aku takut.
Aku takut.

Tertunduk.
Jiwa busuk tetap menagih janji.
Tak tahu diri.

Terbisik telinga oleh malaikat suci:
'Bersabarlah. Dia Maha Mengetahui.'

Menagih janji:
"Tuhan, kapan kita bertemu?""

-an-



pamer

aku mau pamer!
puisiku yang berjudul "pamer"

pamer
pamer
si penulis pamer
puisinya yang berjudul "pamer"

hanya ingin pamer
puisi yang berjudul "pamer"

dasar tukang pamer!

-an-

Rabu, 06 Februari 2013

seandainya

seandainya aku bisa melukis berkanvas langit
akan ku goreskan warna seribu cinta
sehingga dunia 'kan tahu

seandainya aku bisa melukis di atas air
akan ku tumpahkan hitam kelam
dan tenggelam hilang

nyatanya...
hanya warna hijau yang bisa ku torehkan
diatas selembar daun kering

sia-sia...

-an-

rintik

rintik
     air
       hujan

turun memandikan bumi
menyelinap disela kedahagaan tanah
dan bersorak sorai bumi kemudian

rintik
     air
       hujan

-an-

Senin, 04 Februari 2013

senja (aku rindu)

aku suka senja

ketika sang surya rela bertekuk lutut di ufuk barat
untuk memberi jingga pada langit
angin pun dibuat terpesona
hingga tak sadar ia mendera ombak dengan kasih
mencipta nyanyian di sepanjang laut:

tentang senja...
aku akan menyimpan rindu pada senja
yang akan di temui malam kemudian

aku merindu pada senja

-an-

Minggu, 03 Februari 2013

mati

aku tidak tahu rasanya mati. aku belum pernah mencicipi kematian; sekalipun mati suri. tubuhku jelas tidak mati tapi jiwaku berkata MATI. sampai suatu ketika, Tuhan menarik tangan kita lalu dipertemukan dalam genggamanNya dan dipersatukan dalam jiwa dan jiwa tak lagi menginginkan kematian.

-an-